Dalam gambar yang diambil 20 Mei 2008 dan dirilis oleh kantor Senator Edward M Kennedy (tengah) terlihat sejumlah anggota keluarga Kennedy. Mereka (kiri ke kanan) adalah Patrick Kennedy (putra), Curran Raclin (putra tiri), Edward Kennedy Jr (putra), Kara Kennedy (putri), Vicki (istri), dan Caroline Raclin (putri tiri) di sebuah ruangan di Rumah Sakit Umum Massachusetts, Boston, AS. Ted dirawat di rumah sakit tersebut.
Artikel Terkait:
Kamis, 27 Agustus 2009 | 07:27 WIB
KOMPAS.com — Sebuah bab penting dalam sejarah Amerika Serikat bakal berakhir. Pria terakhir Kennedy bersaudara, Edward Moore Kennedy atau lebih dikenal sebagai Ted Kennedy, meninggal dunia, Selasa (25/8).
Kematian Ted hanya berselang dua pekan setelah saudarinya, Eunice Kennedy Shriver, meninggal dunia dalam usia 88 tahun. Keluarga Kennedy tinggal menyisakan satu putri, Jean Kennedy Smith (81).
AS juga memiliki klan Bush dan duet Clinton, tetapi tidak ada yang bisa menandingi kekuasaan, glamor, dan tragedi keluarga Kennedy. Situs Time menyebutkan, dinasti politik paling termasyhur di AS ini seperti tertulis dalam legenda.
Dinasti Kennedy merupakan keturunan Joseph P Kennedy dan Rose Elizabeth Fitzgerald, pasangan Amerika-Irlandia. Joseph adalah seorang miliarder dan pernah menjadi Duta Besar AS untuk Inggris. Rose adalah putri Wali Kota Boston (waktu itu) John F Fitzgerald.
Pasangan itu memiliki sembilan anak, 29 cucu, dan 54 cicit. Time menyebutkan, sebuah keluarga di Beltway, Washington, mungkin akan mendapati anak-anak mereka satu sekolah dengan beberapa cicit Kennedy atau menjadi tetangga mereka tanpa menyadarinya.
Keterlibatan klan Kennedy di dunia politik AS bergulir di sekitar Partai Demokrat. Pendidikan di Harvard University sudah umum di antara anggota keluarga.
Putra sulung Kennedy, Joseph P Kennedy Jr, meninggal saat ambil bagian dalam Operasi Aphrodite sebagai pilot pesawat pengebom B-24 Liberator semasa Perang Dunia II. Pesawat itu meledak dan jatuh di Blyth Estuary, dekat Suffolk, Inggris, tahun 1944.
Dengan terpilihnya Presiden John F Kennedy tahun 1960, tiga anak laki-laki Kennedy menduduki jabatan penting dalam pemerintahan negara itu. Robert F Kennedy menjadi jaksa agung di pemerintahan JFK lalu menjadi senator New York, sementara Ted Kennedy menjadi senator Massachusetts menggantikan posisi JFK. Ketiganya menjadi sorotan media dan mendapat publisitas yang intensif.
Kekayaan dan tragedi
Ketika JFK siap bertarung menuju Gedung Putih, kekayaan keluarga Kennedy diperkirakan sekitar 300 juta dollar AS hingga 500 juta dollar AS, salah satu kekayaan pribadi terbesar di dunia.
”Saya tidak pernah merasakan depresi besar. Saya mempelajarinya di Harvard,” kata Senator JFK saat berkampanye tahun 1960-an. Jelaslah bahwa saat itu mencari uang hanyalah daftar kepentingan kedua dalam ambisi keluarga Kennedy.
Namun, sejak keluarga Kennedy bersinar dengan terpilihnya JFK sebagai presiden, keluarga tersebut mengalami serangkaian kematian dan tragedi, yang sering disebut sebagai ”kutukan Kennedy”, yang tidak bisa digantikan kekayaan sebesar apa pun. Tragedi itu termasuk pembunuhan JFK tahun 1963, pembunuhan RFK tahun 1968, dua kecelakaan pesawat yang menewaskan Kathleen Kennedy dan John F Kennedy Jr, kecelakaan ski fatal yang menewaskan Michael LeMoyne Kennedy, putra RFK.
Belum lagi Rosemary Kennedy, putri perempuan tertua Joseph-Rose, yang menderita keterbelakangan mental. Dia meninggal tahun 2005.
Penerus
Setelah Ted meninggal muncul pertanyaan, siapa yang akan meneruskan nyala obor Dinasti Kennedy. Banyak Kennedy muda yang aktif di masyarakat, tetapi tidak ada yang menyamai skala Ted. Pilihan sangat terbatas bagi Kennedy lainnya untuk mengisi kursi yang ditinggalkan Ted.
Keponakan dia, Joseph, putra tertua RFK, sering disebut-sebut sebagai pengganti. Putra Ted, anggota DPR dari Rhode Island, Patrick Kennedy, juga disebut-sebut pembawa obor Dinasti Kennedy selanjutnya.
Caroline Kennedy (51), putri mendiang JFK, pernah diperkirakan akan melanjutkan tradisi politik keluarganya. Akan tetapi, dia mundur dari pencalonan kursi senat New York yang ditinggalkan Hillary Clinton.
”Tampaknya tidak ada seorang pun dari generasi selanjutnya untuk menanggung beban itu. Tidak ada siapa pun yang mengambil obornya. Ted Kennedy mungkin adalah yang terakhir,” kata Thomas Whalen, dosen ilmu politik di Boston University, yang juga pengarang buku Kennedy versus Lodge: The 1952 Massachusetts Senate Race tentang pencalonan pertama JFK sebagai senator.(fro)
Sumber : Kompas Cetak
Kematian Ted hanya berselang dua pekan setelah saudarinya, Eunice Kennedy Shriver, meninggal dunia dalam usia 88 tahun. Keluarga Kennedy tinggal menyisakan satu putri, Jean Kennedy Smith (81).
AS juga memiliki klan Bush dan duet Clinton, tetapi tidak ada yang bisa menandingi kekuasaan, glamor, dan tragedi keluarga Kennedy. Situs Time menyebutkan, dinasti politik paling termasyhur di AS ini seperti tertulis dalam legenda.
Dinasti Kennedy merupakan keturunan Joseph P Kennedy dan Rose Elizabeth Fitzgerald, pasangan Amerika-Irlandia. Joseph adalah seorang miliarder dan pernah menjadi Duta Besar AS untuk Inggris. Rose adalah putri Wali Kota Boston (waktu itu) John F Fitzgerald.
Pasangan itu memiliki sembilan anak, 29 cucu, dan 54 cicit. Time menyebutkan, sebuah keluarga di Beltway, Washington, mungkin akan mendapati anak-anak mereka satu sekolah dengan beberapa cicit Kennedy atau menjadi tetangga mereka tanpa menyadarinya.
Keterlibatan klan Kennedy di dunia politik AS bergulir di sekitar Partai Demokrat. Pendidikan di Harvard University sudah umum di antara anggota keluarga.
Putra sulung Kennedy, Joseph P Kennedy Jr, meninggal saat ambil bagian dalam Operasi Aphrodite sebagai pilot pesawat pengebom B-24 Liberator semasa Perang Dunia II. Pesawat itu meledak dan jatuh di Blyth Estuary, dekat Suffolk, Inggris, tahun 1944.
Dengan terpilihnya Presiden John F Kennedy tahun 1960, tiga anak laki-laki Kennedy menduduki jabatan penting dalam pemerintahan negara itu. Robert F Kennedy menjadi jaksa agung di pemerintahan JFK lalu menjadi senator New York, sementara Ted Kennedy menjadi senator Massachusetts menggantikan posisi JFK. Ketiganya menjadi sorotan media dan mendapat publisitas yang intensif.
Kekayaan dan tragedi
Ketika JFK siap bertarung menuju Gedung Putih, kekayaan keluarga Kennedy diperkirakan sekitar 300 juta dollar AS hingga 500 juta dollar AS, salah satu kekayaan pribadi terbesar di dunia.
”Saya tidak pernah merasakan depresi besar. Saya mempelajarinya di Harvard,” kata Senator JFK saat berkampanye tahun 1960-an. Jelaslah bahwa saat itu mencari uang hanyalah daftar kepentingan kedua dalam ambisi keluarga Kennedy.
Namun, sejak keluarga Kennedy bersinar dengan terpilihnya JFK sebagai presiden, keluarga tersebut mengalami serangkaian kematian dan tragedi, yang sering disebut sebagai ”kutukan Kennedy”, yang tidak bisa digantikan kekayaan sebesar apa pun. Tragedi itu termasuk pembunuhan JFK tahun 1963, pembunuhan RFK tahun 1968, dua kecelakaan pesawat yang menewaskan Kathleen Kennedy dan John F Kennedy Jr, kecelakaan ski fatal yang menewaskan Michael LeMoyne Kennedy, putra RFK.
Belum lagi Rosemary Kennedy, putri perempuan tertua Joseph-Rose, yang menderita keterbelakangan mental. Dia meninggal tahun 2005.
Penerus
Setelah Ted meninggal muncul pertanyaan, siapa yang akan meneruskan nyala obor Dinasti Kennedy. Banyak Kennedy muda yang aktif di masyarakat, tetapi tidak ada yang menyamai skala Ted. Pilihan sangat terbatas bagi Kennedy lainnya untuk mengisi kursi yang ditinggalkan Ted.
Keponakan dia, Joseph, putra tertua RFK, sering disebut-sebut sebagai pengganti. Putra Ted, anggota DPR dari Rhode Island, Patrick Kennedy, juga disebut-sebut pembawa obor Dinasti Kennedy selanjutnya.
Caroline Kennedy (51), putri mendiang JFK, pernah diperkirakan akan melanjutkan tradisi politik keluarganya. Akan tetapi, dia mundur dari pencalonan kursi senat New York yang ditinggalkan Hillary Clinton.
”Tampaknya tidak ada seorang pun dari generasi selanjutnya untuk menanggung beban itu. Tidak ada siapa pun yang mengambil obornya. Ted Kennedy mungkin adalah yang terakhir,” kata Thomas Whalen, dosen ilmu politik di Boston University, yang juga pengarang buku Kennedy versus Lodge: The 1952 Massachusetts Senate Race tentang pencalonan pertama JFK sebagai senator.(fro)
Sumber : Kompas Cetak
Tidak ada komentar:
Posting Komentar